Pemimpin Oposisi Israel Tolak Campur Tangan Trump di Pemilu: Ini Urusan Kami!
Hasil tersebut membuat tidak ada satu pun blok politik yang berhasil mengamankan mayoritas minimal 61 kursi untuk membentuk pemerintahan.
Di tengah situasi itu, sejumlah partai oposisi mulai menggalang dukungan untuk mengusung Eisenkot sebagai calon pemimpin pemerintahan berikutnya.
Partai Together pimpinan Naftali Bennett, kelompok Demokrat pimpinan Yair Golan, serta Partai Yisrael Beytenu pimpinan Avigdor Lieberman memutuskan merekomendasikan Eisenkot untuk membentuk pemerintahan baru.
Jika memperoleh dukungan dari dua kelompok partai Arab, kekuatan pendukung Eisenkot berpotensi meningkat menjadi 67 anggota parlemen. Jumlah tersebut cukup untuk mengamankan mayoritas di Knesset.
Namun, langkah tersebut masih menghadapi hambatan. Lieberman menolak bergabung dengan pemerintahan yang melibatkan partai-partai Arab ataupun bergantung pada dukungan mereka.
Para pemimpin oposisi dijadwalkan bertemu pada Selasa (3/11/2026) untuk menyelaraskan sikap sebelum Presiden Israel Isaac Herzog memulai konsultasi dengan faksi-faksi parlemen pada Rabu.
Herzog menggelar konsultasi selama 2 hari untuk menentukan siapa yang memiliki peluang terbesar membentuk pemerintahan baru, hasilnya akan diumumkan Minggu (8/11/2026).
Editor: Anton Suhartono