Warga Los Angeles Dilarang Berkumpul, kecuali Ibadah dan Demonstrasi
Perintah ini dibuat setelah Los Angeles mengalami rata-rata lonjakan harian 4.500 kasus infeksi lebih dalam sepekan terakhir.
Los Angeles mencatat lebih dari 7.600 kasus kematian akibat virus corona selama pandemi Covid-19. Angka tersebut lebih dari sepertiga kasus kematian di Negara Bagian California.
California pekan lalu memberlakukan jam malam di sebagian besar wilayah. Sementara itu sejak Rabu lalu Los Angeles melarang warga makan di restoran, namun masih mengizinkan take away.
Namun pembatasan terbaru ini tidak separah aturan yang diterapkan pada Maret di mana otoritas memberlakukan lokcodown total, menyebabkan hampir semua aktivitas bisnis tutup.
Sementara untuk pembatasan terbaru ini beberapa aktivitas bisnis diperbolehkan buka, seperti toko, perpustakaan, dan spa. Semua sekolah juga tetap beraktivitas, kecuali jika ada kasus.
Editor: Anton Suhartono