Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mahfud MD Ungkap Tim Reformasi Polri Hasilkan 7 Buku Tebal, Apa Isinya?
Advertisement . Scroll to see content

Belasan Juta Hektare Tanah Dikuasai Asing, Mahfud: Itu Sisa Pemerintahan yang Lalu

Minggu, 06 Juni 2021 - 01:30:00 WIB
Belasan Juta Hektare Tanah Dikuasai Asing, Mahfud: Itu Sisa Pemerintahan yang Lalu
Menko Polhukam Mahfud MD menyebut pemerintah kesulitan merebut lahan yang dikuasai pihak asing. (Foto: UGM)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut pemerintah kesulitan untuk merebut tanah yang sudah dikuasai oleh pihak-pihak asing. Dia menegaskan tanah-tanah tersebut sudah dikontrak oleh pihak asing pada pemerintahan-pemerintahan sebelumnya.

Hal itu disampaikan Mahfud MD saat berdialog dengan guru besar UGM yang disiarkan secara virtual, Sabtu (5/6/2021). Selain itu Mahfud juga menantang untuk buka-bukaan data soal siapa saja yang telah mengobrak tanah di Indonesia kepada pihak asing.

"Kita buka data, siapa yang ngobral tanah itu? Kita ini kebagian limbahnya. Pada zaman Pak Jokowi pemberian HPH, pemberian tanah kepada orang pada jaman pemerintahan kami ini itu tidak ada, itu sisa yang lalu," kata Mahfud.

Mahfud membeberkan ada belasan juta hektare tanah yang dikeluarkan untuk pihak asing pada 2004 hingga 2014. Sementara sebelum 2004, sambungnya, ada jutaan hektare tanah yang juga dikeluarkan untuk pihak asing.

"Nah zaman Pak Jokowi hanya melanjutkan karena sudah ada komitmen sebelumnya. Sudah janji orang dan tidak boleh dilanjutkan, malah yang zaman sekarang itu kita membagi-bagi tanah," tutur Mahfud.

"Nah saya katakan ini limbah, dan kita sulit menyelesaikan ini, karena misalnya, kita mau rampas tanahnya orang, ini milik negara, nah dia sudah punya kontrak yang sah dengan negara pada waktu itu," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut