Dakwaan Romy Sebut Menag Lukman Hakim Saifuddin Terima Suap, Ini Kata KPK

Ilma De Sabrini ยท Rabu, 11 September 2019 - 18:17 WIB
Dakwaan Romy Sebut Menag Lukman Hakim Saifuddin Terima Suap, Ini Kata KPK

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan mantan Ketua Umum PPP M Romahurmuziy saat bersaksi di persidangan terdakwa Haris Hasanuddin beberapa waktu lalu. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id – Mantan Ketua Umum PPP M Romahurmuziy didakwa menerima suap Rp325 juta dalam seleksi jabatan di Kementerian Agama. Uang suap diberikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin.

Penerimaan itu tidak sendiri. Romy disebut menerima suap itu bersama Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin.

"Terdakwa Muhammad Romahurmuziy selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat sekaligus Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan bersama-sama dengan Lukman Hakim Saifuddin selaku Menteri Agama menerima uang seluruhnya sejumlah Rp325 juta dari Haris Hasanuddin," kata Jaksa Wawan Yunarwanto di Pengadilan Tindah Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019).

Jaksa mengatakan, ada dua tahap penerimaan uang tersebut. Pada 6 Januari 2019 Romy menerima uang Rp5 juta dari Haris di rumahnya. Penerimaan kedua berselang 1 bulan yakni pada 6 Februari 2019 sebanyak Rp250 juta.

Romy mengikuti sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (11/9/2019). (Foto: Antara/M Adimaja).

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengungkapkan, kasus suap pengisian jabatan di Kemenag terus berlanjut. Mengenai disebutnya nama Lukman Hakim Saifuddin, Syarif mengaku KPK baru tahap menyelidiki.

"Ya itu masih dalam tahap penyelidikan. Ya kita lihat ya kalau memang ada fakta atau ada dalam putusan hakim yang menguatkan penyelidikan, kita berterima kasih untuk itu. Tetapi itu masih dalam tahapan penyelidikan," kata Syarif di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (11/9/2019).

Dugaan penerimaan oleh Menag ini sebelumnya juga disebut Jaksa KPK dalam persidangan terdakwa Haris Hasanuddin, Rabu (29/5/2019). Jaksa menyebut Lukman Hakim Saifuddin menerima uang setelah Haris lolos sebagai pejabat Kemenag.

Jaksa menyatakan, Romy meminta kepada Lukman untuk tetap mengangkat Haris sebagai Kakanwil Kemenag Jatim, meskipun sebelumnya tidak lolos seleksi. Arahan Romy tersebut lalu disetujui oleh menag.

Pada 1 Maret 2019, kata jaksa, Lukman bertemu Haris di Hotel Mercure Surabaya, Jawa Timur. Dalam pertemuan itu, diduga Lukman selaku menag siap “pasang badan” untuk Haris. Kemudian, di sana diduga Haris memberi Rp50 juta kepada Lukman. Kemudian, pada 9 Maret 2019, Lukman kembali menerima uang dari Haris sebesar Rp20 juta melalui Herry Purwanto.

Editor : Zen Teguh