Mendagri soal Sekda Kaltim: Gubernur Jangan Seenaknya Membangkang

Antara ยท Selasa, 16 Juli 2019 - 16:48 WIB
Mendagri soal Sekda Kaltim: Gubernur Jangan Seenaknya Membangkang

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengingatkan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) tidak seenaknya membangkang. Pernyataan itu disampaikan Tjahjo menanggapi langkah Isran Noor yang belum juga melantik Abdullah Sani, sebagai sekretaris daerah (dekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

Mantan sekretaris jenderal (sekjen) PDI Perjuangan ini meminta, Isran Noor mengikuti aturan dan mekanisme yang ada terkait penetapan serta pemilihan sekda Kaltim.

"Gubernur mengirim tiga nama, dan sudah dipilih di pusat, sudah terbit keputusan presidennya. Janganlah gubernur seenaknya membangkang," katanya di Jakarta, Selasa (16/7/2019).

BACA JUGA:

Mendagri Usul Tahapan Kampanye Pilkada 2020 dan Pemilu 2024 Sebulan

Mendagri: Status Nurdin sebagai Gubernur Kepri Tunggu Putusan Hukum Tetap

Tjahjo menceritakan, awalnya Pemprov Kaltim mengirimkan tiga nama calon sekda ke Pemerintah Pusat. Merujuk aturan perundang-undangan, pemerintah pusat kemudian melakukan pengecekan serta melihat rekam jejak tiga calon tersebut.

Setelah semua tahapan itu dilakukan, dia menambahkan, pemerintah pusat memilih satu nama terbaik yang dinilai tepat mengemban amanah sebagai seda Provinsi Kaltim. "Tiga nama ini kan rekomendasikan gubernur, setelah dipilih malah tidak mau melantik, malah menunjuk pelaksana tugas yang lain," ujarnya.

Tjahjo memastikan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengambil alih pelantikan sekda Kaltim terpilih dan akan melantiknya sore hari ini di Jakarta. "Ya saya lantik hari ini, yang penting kita lantik, kami mengamankan keppres bapak presiden, ini muruah kehormatan pemerintah pusat," kata Tjahjo.

Sebelumnya, Plt. Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik mengatakan, Kemendagri akan mengambil alih pelantikan sekda Provinsi Kaltim. Pengambil alihan pelantikan dilakukan sesuai undang-undang dan akan dilaksanakan pada Selasa, 16 Juli 2019.

"Sesuai Ketentuan Pasal 235 UU Nomor 23 Tahun 2014, Menteri Dalam Negeri akan melantik Sekda Provinsi Kaltim pada hari Selasa, 16 Juli 2019," katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/07/2019).

Berdasarkan Keppres Nomor 133/TPA Tahun 2018 tanggal 2 November 2018 tentang Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, telah ditetapkan Abdullah Sani, sebagai Sekda Provinsi Kalimantan Timur.

Namun, hingga saat ini Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor tidak melantik yang bersangkutan sebagai Sekda sesuai Keppres dimaksud. Saat ini, posisi itu dijabat Pelaksana Tugas (Plt) M. Sabani.


Editor : Djibril Muhammad