Syarat Booster untuk Jemaah Umrah Dihapus, Menag: Tetap Harus Karantina 5 Hari

Widya Michella ยท Minggu, 28 November 2021 - 08:02:00 WIB
Syarat Booster untuk Jemaah Umrah Dihapus, Menag: Tetap Harus Karantina 5 Hari
Syarat booster untuk calon jemaah umrah yang menggunakan vaksin Sinovac dihapus. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Kabar baik berembus bagi jemaah umrah di Indonesia, di mana pemerintah Arab Saudi menghapus syarat vaksin booster. Hal itu disampaikan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.

Menag menjelaskan calon jemaah haji yang menggunakan vaksin Sinovac kini tidak lagi diwajibkan menggunakan booster. Namun mereka tetap harus menjalani karantina selama lima hari sesampainya di tanah suci.

"Tidak lagi ada persyaratan booster, namun  tetap harus mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan menjalani karantina institusional selama lima hari. Ini harus dipatuhi dan menjadi perhatian bersama,” ucap Menag dikutip dari laman resmi Kemenag, Minggu,(28/11/2021). 

Selain itu, otoritas penerbangan Arab Saudi, General Authority of Civil Aviation (GACA) telah memperbarui aturan penerbangan internasionalnya pada 25 November 2021.  Di mana terhitung 1 Desember 2021, penerbangan dari Indonesia dapat langsung menuju ke Arab Saudi.

"Alhamdulillah, jelang kepulangan kunjungan kerja dari Arab Saudi, saya mendapat informasi resmi bahwa mulai pukul satu dini hari, pada Rabu 1 Desember 2021, warga Indonesia sudah diperbolehkan masuk ke Arab Saudi tanpa perlu melalui negara ke-3 selama 14 hari,” ucapnya.

Selain Indonesia, kata Menag, ada lima negara lain yang juga sudah mendapat izin masuk Arab Saudi yaitu Pakistan, Brazil, India, Vietnam, dan Mesir.

Editor : Rizal Bomantama

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda