3 Kritik Keras Faisal Basri soal Hilirisasi hingga Kereta Cepat

Puti Aini Yasmin
Ekonom Faisal Basri selama hidupnya sering memberikan kritik keras kepada pemerintah(Foto: Sindonews)

Faisal kala itu mengingatkan pemerintah untuk mengesampingkan urusan pembangunan ibu kota. Sebab, seharusnya pemerintah saat ini bertanggung jawab memutus penyebaran Covid-19. Apalagi. eonomi masyarakat saat itu juga sangat tertekan.

"Rakyat susah, elit pesta pora," ujarnya.

Pengajar di FEB UI ini menilai kondisi ini terjadi lantaran Indonesia menerapkan sistem ekonomi liberal yang menguntungkan pars elit. Dia curiga banyak elit yang memborong tanah di sekitar IKN.

"Dalam liberal economics itu dikatakan dalam menghadapi situasi krisis, yang dipilih itu adalah yang bisa mengamankan kepentingan elit dulu, jadi kalau sudah ambil proyek di ibu kota, mereka sudah spekulasi beli tanah, uang sudah banyak, tapi kalau ditunda, mereka akan kehilangan costnya, jadi mereka masa bodo, negara urusan nomor dua yang penting saya amankan dulu, ini yang saya takut," kata Faisal Basri.

Sementara itu, sang ekonom senior kini telah berpulang di usia 65 tahun pada hari ini, Kamis (5/9/2024). Rencananya, ia akan dimakamkan di TMP Menteng Pulo.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
4 hari lalu

Karhutla Meluas di Kalimantan Timur, 391 Hektare Lahan di Kawasan IKN Terbakar

4 hari lalu

IKN Terancam Karhutla, Pemerintah Lindungi Zona Inti Termasuk Istana agar Tetap Aman

5 hari lalu

Perintah Prabowo, Pemerintah Kerahkan Semua Kekuatan Jaga Zona Inti IKN dari Karhutla

5 hari lalu

BNPB Kerahkan 4.068 Personel Tangani Karhutla Kaltim, 319 Ha Lahan Masih Terbakar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal