Rupiah Nyaris Rp15.000 per Dolar AS, Sri Mulyani Bilang Begini

Michelle Natalia
Rupiah nyaris Rp15.000 per dolar AS, Menkeu Sri Mulyani bilang begini

"Penambahan anggaran tersebut juga menolong harga-harga untuk BBM, tarif listrik dan gas LPG sehingga masih bisa ditahan," ucap Febrio.

Dia menekankan, kondisi eksternal juga masih dalam keadaan baik. Ini berkaca pada tren surplus neraca perdagangan yang terus berlanjut selama 25 bulan berturut-turut pada Mei 2022, sehingga kondisi transaksi berjalan juga masih baik.

"Dengan kinerja transaksi berjalan tersebut, cadangan devisa juga masih tinggi. Cadangan devisa bulan Mei tercatat 135,6 miliar dolar AS, posisi ini masih sangat cukup," tuturnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah: Karena Kekayaannya Keluar

57 tahun lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.859 per Dolar AS

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

MSCI Beri 2 Catatan Negatif untuk Pasar Modal Indonesia, Status Emerging Market Lepas?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal