Interpol Bergerak, Riza Chalid Terendus di Kawasan ASEAN

iNews TV
Kejaksaan Agung mendeteksi keberadaan Muhammad Riza Chalid di ASEAN usai Interpol menerbitkan red notice terkait kasus korupsi tata kelola minyak mentah. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id – Kejaksaan Agung mendeteksi keberadaan buronan kasus tata kelola minyak mentah, Muhammad Riza Chalid, yang disebut berada di kawasan Asia Tenggara usai Interpol menerbitkan red notice. Status buronan internasional ini membuat pergerakan saudagar minyak tersebut semakin terbatas.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, menyampaikan informasi lokasi Riza Chalid diperoleh dari hasil penelusuran penyidik. Meski berada di wilayah ASEAN, penangkapan tidak bisa dilakukan secara langsung.

“Informasi dari penyidik ada di salah satu negara di wilayah ASEAN. Tapi pastinya saya tidak bisa memastikan. Yang jelas dengan terbitnya red notice ini akan membatasi ruang gerak yang bersangkutan karena akan termonitor oleh imigrasi seluruh negara-negara yang terikat dengan Interpol,” ujar Anang.

Anang menjelaskan red notice Interpol tidak otomatis berujung penangkapan. Proses hukum tetap harus mengikuti kedaulatan hukum negara tempat Muhammad Riza Chalid berada serta mekanisme kerja sama internasional.

“Perlu diingat, terbitnya red notice ini tidak serta-merta langsung dapat kita menangkap. Ini berada di negara lain dan tentu ada kedaulatan hukum serta sistem hukum yang berbeda,” lanjut dia.

Red notice Interpol atas nama Muhammad Riza Chalid resmi terbit pada 23 Januari 2026. Sejak saat itu, otoritas penegak hukum lintas negara mulai melakukan pemantauan intensif terhadap pergerakan buronan tersebut.

Polri melalui Divisi Hubungan Internasional langsung berkoordinasi dengan Interpol Headquarters di Lyon, Prancis, serta jaringan penegak hukum di dalam dan luar negeri guna menindaklanjuti penerbitan red notice.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
Buletin
33 menit lalu

Viral! 18 Siswi di Garut Nangis saat Rambut Dipotong Guru BK

Nasional
4 jam lalu

Nadiem Ungkap Alasan Tak Hadiri Sidang Korupsi Chromebook Kemarin: Nyeri Cukup Tinggi

Nasional
5 jam lalu

Nadiem Hadiri Sidang Korupsi Chromebook usai Sakit, Minta Pengalihan Penahanan

Nasional
21 jam lalu

Topi Merah Beberkan Kejanggalan Ijazah Jokowi yang Diteliti Rismon: Diduga Hasil Editing

Buletin
1 hari lalu

Pakar Bilang Ekonomi RI Bakal Hancur, Menkeu Purbaya: Mereka Nggak Punya Data

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal