Salah satu faktor yang menurut dr Dicky perlu diperhatikan adalah pemeriksaan menggunakan ultrasonografi atau USG.
Dia menjelaskan bahwa USG bersifat sangat bergantung pada operator. Artinya, hasil pemeriksaan dapat dipengaruhi oleh keahlian, pengalaman, keterampilan, hingga teknologi yang digunakan.
"Secara objektif USG itu bersifat sangat operator dependent, jadi studi menunjukkan apendiks gagal tervisualisasi pada 30-50 persen kasus. Artinya, variasinya sangat bergantung juga pada keahlian operator, termasuk teknologi, skill, dan pengalaman," jelasnya.
Dengan kondisi tersebut, hasil pemeriksaan USG dari satu fasilitas kesehatan dengan fasilitas lainnya tidak selalu identik.
Menurut dr Dicky, faktor pasien juga dapat memengaruhi proses pemeriksaan. Misalnya, kondisi tubuh pasien, gas di dalam usus, hingga posisi apendiks dapat membuat organ tersebut lebih sulit dinilai melalui USG.