Beda Diagnosis Usus Buntu RS Indonesia Vs Penang, Kok Bisa? Ini Kata Dokter

Muhammad Sukardi
Ilustrasi pasien di rumah sakit. (Foto: Ilustrasi AI)

Dengan demikian, perbedaan hasil antara rumah sakit di Indonesia dan Penang tidak bisa langsung disederhanakan menjadi persoalan 'dokter Indonesia salah' atau 'dokter Malaysia benar'.

Second Opinion Merupakan Hak Pasien

Di tengah polemik kasus Fahira, dr Dicky menegaskan bahwa pasien tetap memiliki hak untuk mencari pendapat medis kedua.

Menurutnya, 'second opinion' merupakan hak pasien yang sah dan tidak menjadi persoalan, termasuk apabila dilakukan di negara lain.

Namun, dia mengingatkan bahwa ketika hasil diagnosis kemudian dibandingkan secara terbuka di media sosial tanpa menyertakan keseluruhan rekam medis dan konteks klinis, publik berpotensi mendapatkan gambaran yang tidak utuh.

"Secara etika hak pasien atas pendapat kedua atau second opinion adalah hak yang sah, dijamin itu haknya secara etik medis universal. Tidak ada yang salah itu, termasuk lintas negara," kata dr Dicky.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
10 jam lalu

Geger! Fahira Almira Sebut Dokter Indonesia Tak Sarankan Tes Darah usai Didiagnosis Usus Buntu

11 jam lalu

Klarifikasi Fahira Almira soal Kasus Usus Buntu yang Kontroversial, Makin Blunder?

13 jam lalu

Panas! Fahira Almira Dapat Teguran Hukum Terbuka gegara Kasus Usus Buntu Viral

13 jam lalu

Pernyataan Lengkap Fahira Almira Didiagnosis Usus Buntu di 3 RS Indonesia, Hasil Malaysia Beda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal