Dia menyebut terdapat sejumlah kemungkinan yang perlu dilihat berdasarkan rekam medis secara lengkap, termasuk kemungkinan adanya peradangan ringan yang kemudian membaik atau kemungkinan diagnosis awal yang terlalu mengarah pada apendisitis.
"Jadi kedua kemungkinan, artinya radang ringan yang membaik sendiri atau overdiagnosis awal, sama-sama valid tanpa rekam medis yang lengkap," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, dr Dicky juga menyoroti pemahaman publik mengenai ukuran apendiks yang disebut mencapai 8,1 milimeter dalam pemeriksaan Fahira.
Menurut dia, ukuran tersebut memang berada di atas batas yang sering digunakan dalam penilaian USG, tetapi angka tersebut tidak dapat berdiri sendiri sebagai penentu diagnosis apendisitis.
Diagnosis usus buntu perlu mempertimbangkan berbagai temuan, termasuk gambaran pencitraan, gejala, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan laboratorium.