Beda Diagnosis Usus Buntu RS Indonesia Vs Penang, Kok Bisa? Ini Kata Dokter

Muhammad Sukardi
Ilustrasi pasien di rumah sakit. (Foto: Ilustrasi AI)

Dia menyebut terdapat sejumlah kemungkinan yang perlu dilihat berdasarkan rekam medis secara lengkap, termasuk kemungkinan adanya peradangan ringan yang kemudian membaik atau kemungkinan diagnosis awal yang terlalu mengarah pada apendisitis.

"Jadi kedua kemungkinan, artinya radang ringan yang membaik sendiri atau overdiagnosis awal, sama-sama valid tanpa rekam medis yang lengkap," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, dr Dicky juga menyoroti pemahaman publik mengenai ukuran apendiks yang disebut mencapai 8,1 milimeter dalam pemeriksaan Fahira.

Menurut dia, ukuran tersebut memang berada di atas batas yang sering digunakan dalam penilaian USG, tetapi angka tersebut tidak dapat berdiri sendiri sebagai penentu diagnosis apendisitis.

Diagnosis usus buntu perlu mempertimbangkan berbagai temuan, termasuk gambaran pencitraan, gejala, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan laboratorium.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
10 jam lalu

Geger! Fahira Almira Sebut Dokter Indonesia Tak Sarankan Tes Darah usai Didiagnosis Usus Buntu

11 jam lalu

Klarifikasi Fahira Almira soal Kasus Usus Buntu yang Kontroversial, Makin Blunder?

13 jam lalu

Panas! Fahira Almira Dapat Teguran Hukum Terbuka gegara Kasus Usus Buntu Viral

13 jam lalu

Pernyataan Lengkap Fahira Almira Didiagnosis Usus Buntu di 3 RS Indonesia, Hasil Malaysia Beda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal