“Padahal kol yang normal ini punya senyawa antikanker. Kalau dia digoreng, malah jadi pemicu kanker. Jadi, kalau kalian pengin makan yang murah, enak, dan sehat, ambil sayurnya yang mentah aja sebagai lalapan,” ucap Budi.
Namun, kaitan antara kol goreng dan kanker perlu dipahami secara proporsional. Belum tepat menyimpulkan bahwa mengonsumsi kol goreng secara langsung pasti menyebabkan kanker.
Risiko kesehatan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pola makan secara keseluruhan dan paparan senyawa tertentu yang terbentuk selama proses pemasakan. Penggunaan minyak secara berulang dapat menghasilkan produk oksidasi yang berpotensi membahayakan kesehatan, tetapi besarnya risiko bergantung pada tingkat paparan dan berbagai faktor lainnya.
Kol segar sendiri merupakan bagian dari pola makan sehat. Konsumsi sayuran secara rutin tetap dianjurkan dengan memperhatikan kebersihan, variasi makanan, dan metode pengolahannya.
6. Lebih Baik Mengonsumsi Kol Segar sebagai Lalapan
Untuk mendapatkan manfaat kol tanpa tambahan kalori berlebih dari minyak, masyarakat dapat mengonsumsinya dalam keadaan segar sebagai lalapan.