Kenapa Makan Kol Goreng Tidak Baik bagi Kesehatan? Ini Kandungan di Dalamnya

Niko Prayoga
Minyak yang dipanaskan berulang kali, terlebih pada suhu tinggi, dapat mengalami oksidasi dan menghasilkan berbagai senyawa hasil degradasi. (Foto: Instagram Menkes)

“Padahal kol yang normal ini punya senyawa antikanker. Kalau dia digoreng, malah jadi pemicu kanker. Jadi, kalau kalian pengin makan yang murah, enak, dan sehat, ambil sayurnya yang mentah aja sebagai lalapan,” ucap Budi.

Namun, kaitan antara kol goreng dan kanker perlu dipahami secara proporsional. Belum tepat menyimpulkan bahwa mengonsumsi kol goreng secara langsung pasti menyebabkan kanker.

Risiko kesehatan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pola makan secara keseluruhan dan paparan senyawa tertentu yang terbentuk selama proses pemasakan. Penggunaan minyak secara berulang dapat menghasilkan produk oksidasi yang berpotensi membahayakan kesehatan, tetapi besarnya risiko bergantung pada tingkat paparan dan berbagai faktor lainnya.

Kol segar sendiri merupakan bagian dari pola makan sehat. Konsumsi sayuran secara rutin tetap dianjurkan dengan memperhatikan kebersihan, variasi makanan, dan metode pengolahannya.

6. Lebih Baik Mengonsumsi Kol Segar sebagai Lalapan

Untuk mendapatkan manfaat kol tanpa tambahan kalori berlebih dari minyak, masyarakat dapat mengonsumsinya dalam keadaan segar sebagai lalapan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
21 jam lalu

Makan Kol Goreng Bisa Picu Kanker? Begini Kata Menkes

3 tahun lalu

Terungkap, Ternyata Ini Bahaya Makan Kol Goreng, Ada Kanker hingga Obesitas 

3 tahun lalu

Sering Dimakan karena Nikmat, Ternyata Ini Bahaya Konsumsi Kol Goreng

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal