Kenapa Makan Kol Goreng Tidak Baik bagi Kesehatan? Ini Kandungan di Dalamnya

Niko Prayoga
Minyak yang dipanaskan berulang kali, terlebih pada suhu tinggi, dapat mengalami oksidasi dan menghasilkan berbagai senyawa hasil degradasi. (Foto: Instagram Menkes)

4. Kol Mengandung Serat dan Vitamin yang Bermanfaat

Kol segar mengandung serat, vitamin C, vitamin K, folat, serta sejumlah senyawa tanaman yang bermanfaat bagi tubuh.

Serat membantu menjaga fungsi pencernaan, sedangkan vitamin C berperan dalam pembentukan kolagen dan mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh. Vitamin K berperan penting dalam proses pembekuan darah dan pemeliharaan kesehatan tulang.

Kol juga mengandung senyawa glukosinolat yang dapat diuraikan menjadi berbagai senyawa aktif, termasuk isothiocyanate, yang banyak diteliti terkait potensi manfaatnya bagi kesehatan.

Meski demikian, kandungan nutrisi kol dapat berubah selama proses pengolahan. Tingkat perubahan bergantung pada suhu, durasi memasak, dan metode yang digunakan. Penggorengan tidak serta-merta menghilangkan seluruh nutrisi atau membuat kol menjadi makanan penyebab kanker.

5. Benarkah Kol Goreng Bisa Memicu Kanker?

Budi turut menyoroti potensi manfaat kol segar yang berkaitan dengan senyawa antikanker.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
21 jam lalu

Makan Kol Goreng Bisa Picu Kanker? Begini Kata Menkes

3 tahun lalu

Terungkap, Ternyata Ini Bahaya Makan Kol Goreng, Ada Kanker hingga Obesitas 

3 tahun lalu

Sering Dimakan karena Nikmat, Ternyata Ini Bahaya Konsumsi Kol Goreng

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal