LVAD Buka Harapan Baru Pasien Gagal Jantung Berat, Ini Alasannya

Muhammad Sukardi
Gagal jantung berat bisa diterapi dengan teknologi LVAD. (Foto: Ilustrasi AI)

LVAD Bukan Akhir dari Perawatan

Pemasangan LVAD juga bukan berarti perjalanan pengobatan pasien selesai. Setelah tindakan, pasien tetap membutuhkan pemantauan dan perawatan jangka panjang.

Perawatan tersebut dapat mencakup rehabilitasi jantung, kontrol rutin, pemantauan kondisi pasien, pengobatan, serta dukungan psikologis dan sosial.

Pengalaman salah satu pasien RSCM, Suratmi, menunjukkan pentingnya tahapan tersebut. Sebelum mendapatkan penanganan, aktivitas sehari-hari yang membutuhkan tenaga menjadi terbatas.

Setelah menjalani pemasangan LVAD dan rehabilitasi, kondisi Suratmi berangsur membaik. Dia mulai mampu berjalan lebih jauh, mengerjakan pekerjaan rumah tangga, dan secara bertahap kembali menjalani aktivitas sehari-hari.

Meski demikian, pengalaman setiap pasien dapat berbeda. Pasien yang telah menjalani tindakan tetap harus mengikuti pengobatan dan kontrol sesuai anjuran dokter.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
18 hari lalu

Lingkar Paha Berkaitan dengan Risiko Kematian akibat Penyakit Jantung, Ini Penjelasannya

24 hari lalu

Pria Lansia Minum Obat Ereksi, Apakah Berbahaya bagi Jantung? Begini Kata Dokter

27 hari lalu

Pompa Jantung Terkecil di Dunia Dipasang di RSCM, Pasien Langsung Lepas Ventilator!

28 hari lalu

Baru Naik Tangga Sudah Sesak? Waspada, Bisa Jadi Katup Jantung Bermasalah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal