Pemasangan LVAD juga bukan berarti perjalanan pengobatan pasien selesai. Setelah tindakan, pasien tetap membutuhkan pemantauan dan perawatan jangka panjang.
Perawatan tersebut dapat mencakup rehabilitasi jantung, kontrol rutin, pemantauan kondisi pasien, pengobatan, serta dukungan psikologis dan sosial.
Pengalaman salah satu pasien RSCM, Suratmi, menunjukkan pentingnya tahapan tersebut. Sebelum mendapatkan penanganan, aktivitas sehari-hari yang membutuhkan tenaga menjadi terbatas.
Setelah menjalani pemasangan LVAD dan rehabilitasi, kondisi Suratmi berangsur membaik. Dia mulai mampu berjalan lebih jauh, mengerjakan pekerjaan rumah tangga, dan secara bertahap kembali menjalani aktivitas sehari-hari.
Meski demikian, pengalaman setiap pasien dapat berbeda. Pasien yang telah menjalani tindakan tetap harus mengikuti pengobatan dan kontrol sesuai anjuran dokter.