LVAD Buka Harapan Baru Pasien Gagal Jantung Berat, Ini Alasannya

Muhammad Sukardi
Gagal jantung berat bisa diterapi dengan teknologi LVAD. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id – Teknologi penanganan gagal jantung terus berkembang. Salah satunya melalui left ventricular assist device (LVAD) atau perangkat yang membantu kerja jantung memompa darah pada pasien dengan gagal jantung berat.

Namun, dokter mengingatkan bahwa LVAD bukan terapi yang dapat diberikan kepada semua pasien gagal jantung. Pemilihan pasien dan waktu penanganan menjadi faktor penting untuk menentukan keberhasilan terapi.

Dokter Spesialis Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular dengan Sub Spesialis Konsultan Bedah Jantung Dewasa RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr M Arza Putra, Sp.BTKV, Subsp. JD(K) mengatakan pasien gagal jantung perlu ditangani dan dirujuk pada waktu yang tepat. 

Global Heart Longevity 5.0 Summit. (Foto: Webinar)

Menurutnya, keterlambatan dapat membuat kondisi pasien semakin kompleks karena fungsi organ lain berisiko ikut menurun.

"Hal yang paling penting untuk kasus pertama adalah pemilihan pasien. Waktu sangat penting," ujar dr Arza dalam webinar Global Heart Longevity 5.0 Summit, Sabtu (5/9/2026).

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
17 hari lalu

Lingkar Paha Berkaitan dengan Risiko Kematian akibat Penyakit Jantung, Ini Penjelasannya

24 hari lalu

Pria Lansia Minum Obat Ereksi, Apakah Berbahaya bagi Jantung? Begini Kata Dokter

27 hari lalu

Pompa Jantung Terkecil di Dunia Dipasang di RSCM, Pasien Langsung Lepas Ventilator!

28 hari lalu

Baru Naik Tangga Sudah Sesak? Waspada, Bisa Jadi Katup Jantung Bermasalah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal