Miris! 70.239 Balita Kena ISPA akibat Karhutla, Paru Terancam Rusak

Muhammad Sukardi
Achmad Al Fiqri
Ilustrasi balita terkena ISPA akibat karhutla. (Foto: Ilustrasi AI)

3. Memperburuk asma dan memicu sesak napas

Asap karhutla juga dapat memicu penyempitan saluran pernapasan, terutama pada anak yang memiliki asma atau penyakit paru sebelumnya.

Gejalanya dapat berupa mengi, batuk, dada terasa sesak, hingga kesulitan bernapas. Anak dengan riwayat gangguan pernapasan perlu mendapat perhatian lebih ketika kualitas udara memburuk.

4. Meningkatkan risiko gangguan pernapasan

Paparan asap dapat memperburuk gejala pernapasan dan berkaitan dengan meningkatnya risiko gangguan seperti ISPA. Namun, infeksi pernapasan dapat disebabkan oleh berbagai faktor sehingga tidak semua kasus di wilayah karhutla dapat langsung dikaitkan dengan asap.

Orang tua perlu memperhatikan apabila anak mengalami batuk yang tidak kunjung membaik, napas lebih cepat dari biasanya, atau keluhan pernapasan yang semakin berat.

5. Berpotensi mengganggu perkembangan paru

Bayi dan balita termasuk kelompok rentan, karena paru serta sistem pernapasannya masih berkembang.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
7 jam lalu

70.239 Balita Kena ISPA akibat Karhutla, Puan Maharani Desak Pengobatan Gratis

1 hari lalu

Asap Karhutla Ancam Kesehatan Masyarakat, Ini 6 Kelompok Rentan Terkena ISPA

1 hari lalu

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Kasus ISPA di Palangka Raya Tembus 11.276

2 hari lalu

Kasus ISPA di Palangka Raya Naik Jadi 11.276, Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal