Miris! 70.239 Balita Kena ISPA akibat Karhutla, Paru Terancam Rusak

Muhammad Sukardi
Achmad Al Fiqri
Ilustrasi balita terkena ISPA akibat karhutla. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bukan hanya mengancam kelestarian lingkungan, tetapi juga membahayakan kesehatan masyarakat, terutama bayi dan balita.  Mengapa begitu?

Asap yang dihasilkan dari karhutla dapat mengandung partikel halus yang masuk ke saluran pernapasan hingga mencapai bagian terdalam paru-paru. Dan, dampaknya patut menjadi perhatian serius. 

Sebanyak 70.239 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada balita tercatat di wilayah terdampak karhutla berdasarkan data per 17 Oktober 2026. Angka tersebut merupakan bagian dari 311.363 kasus ISPA yang dilaporkan di tujuh provinsi terdampak.

Meski demikian, angka tersebut tidak berarti seluruh kasus ISPA pada balita dipastikan disebabkan langsung oleh paparan asap karhutla. Data itu menggambarkan beban gangguan pernapasan di wilayah terdampak yang perlu diwaspadai.

Lantas, bagaimana asap karhutla dapat memengaruhi kesehatan paru-paru, khususnya pada anak usia dini? Simak informasi selengkapnya hanya di artikel ini. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
12 jam lalu

70.239 Balita Kena ISPA akibat Karhutla, Puan Maharani Desak Pengobatan Gratis

1 hari lalu

Asap Karhutla Ancam Kesehatan Masyarakat, Ini 6 Kelompok Rentan Terkena ISPA

2 hari lalu

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Kasus ISPA di Palangka Raya Tembus 11.276

2 hari lalu

Kasus ISPA di Palangka Raya Naik Jadi 11.276, Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal