Karena itu, perlindungan terhadap bayi dan balita perlu menjadi prioritas selama karhutla masih berlangsung.
Ada sejumlah langkah yang dapat dilakukan orang tua untuk mengurangi paparan asap karhutla pada anak.
Pertama, batasi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk. Jika memungkinkan, anak sebaiknya tetap berada di dalam ruangan dengan udara yang lebih bersih.
Kedua, tutup pintu dan jendela ketika asap masuk ke lingkungan rumah. Penggunaan alat penyaring udara dengan filter yang sesuai juga dapat membantu mengurangi partikel di dalam ruangan.
Ketiga, hindari aktivitas yang menghasilkan polusi tambahan di dalam rumah, seperti membakar sampah atau menggunakan sumber asap lainnya.