Studi 3 Bulan pada Perokok, Ini Perubahan yang Ditemukan Peneliti

Dani M Dahwilani
Penelitian selama tiga bulan terhadap personel marinir yang memiliki kebiasaan merokok menemukan perubahan pada sejumlah indikator kesehatan. (Foto: Ilustrasi AI)
Baca Juga

Perbedaan Nikotin dan Pembakaran Rokok

Akademisi bidang toksikologi dan biomolekuler Universitas Kristen Maranatha, Profesor Dr Wahyu Widowati menjelaskan risiko kesehatan akibat merokok perlu dipahami dengan membedakan nikotin dan zat berbahaya yang dihasilkan dari pembakaran tembakau.

Menurutnya, pembakaran rokok menghasilkan lebih dari 7.000 senyawa, termasuk karbon monoksida, nitrogen oksida, dan benzena. Paparan zat berbahaya tersebut menjadi salah satu sumber risiko kesehatan bagi perokok.

“Penyebab risiko kesehatannya bukan nikotin, tetapi rokok yang dibakar. Meskipun nikotin memang memiliki efek adiktif,” kata Wahyu.

Dia menambahkan, produk tembakau yang dipanaskan dan vape tidak melibatkan proses pembakaran tembakau seperti rokok konvensional. Namun, perbedaan tersebut tidak berarti produk alternatif bebas dari risiko kesehatan.

Sebab itu, informasi mengenai produk tembakau alternatif perlu disampaikan secara berimbang dengan mempertimbangkan karakteristik produk, potensi risiko, serta bukti ilmiah yang tersedia.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 hari lalu

Penelitian Ungkap Kondisi Gusi dan Indra Pengecap Perokok Berubah dalam 90 Hari

3 bulan lalu

Jangan Tunggu Parah, Kenali 3 Tanda Paru-Paru Mulai Rusak akibat Asap Rokok

3 bulan lalu

Napas Ngos-ngosan saat Naik Tangga, Dokter Peringatkan Perokok Tanda Kerusakan Paru-Paru

5 bulan lalu

Bungkus Rokok Diseragamkan Dinilai Tak Akan Efektif, Pengamat Usul Perokok Tak Ditanggung BPJS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal