JAKARTA, iNews.id - Ancaman polusi udara tinggi membuat masyarakat perlu lebih cermat saat melakukan aktivitas di luar ruangan. Bukan berarti harus berhenti beraktivitas sepenuhnya, tetapi paparan polusi perlu dikurangi dan tubuh harus mendapat perlindungan yang cukup.
Praktisi kesehatan masyarakat dr. Ngabila Salama mengingatkan masyarakat untuk menyesuaikan aktivitas dengan kondisi kualitas udara dan cuaca. Sebab, ketika udara tercemar terjadi bersamaan dengan cuaca panas dan kering, tubuh dapat menghadapi dua tekanan sekaligus.
Berikut sejumlah tips yang dapat dilakukan agar tetap aman beraktivitas di tengah ancaman polusi udara tinggi. Simak ulasan selengkapnya di artikel ini.
1. Cek kualitas udara sebelum keluar rumah
Sebelum beraktivitas di luar, biasakan memantau kualitas udara terlebih dahulu. Jika indeks kualitas udara atau kadar PM2.5 sedang tinggi, aktivitas di luar sebaiknya dikurangi atau dipindahkan ke waktu ketika kualitas udara lebih baik.
Langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi durasi tubuh terpapar polutan.
2. Kurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan
Olahraga atau aktivitas fisik berat membuat frekuensi dan volume pernapasan meningkat. Karena itu, ketika kualitas udara sedang buruk, aktivitas fisik berat di luar ruangan sebaiknya dikurangi.