Batik Makin Mudah Dibajak di Era Digital, Motif Perlu Dilindungi HKI

Muhammad Sukardi
Motif Batik harus dilindungi HKI di era digital seperti sekarang. (Foto: Istimewa)

Dengan pendekatan tersebut, perlindungan hukum tidak hanya ditempatkan pada karya individual, tetapi juga dapat menjadi bagian dari penguatan kelembagaan dan identitas bersama para pelaku usaha batik.

Menjaga Batik agar Nilai Ekonominya Tetap di Tangan Perajin

Perlindungan HKI pada akhirnya tidak hanya berbicara mengenai persoalan hukum. Bagi industri wastra, aspek tersebut berkaitan pula dengan keberlanjutan ekonomi para perajin.

Batik yang semakin berkembang dalam industri fashion memiliki peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Namun, pertumbuhan tersebut juga perlu diiringi dengan kesadaran mengenai asal-usul karya, hak pencipta, serta identitas komunitas yang berada di baliknya.

Kelompencapir pun mendorong edukasi HKI bagi pelaku UMKM batik, termasuk melalui kolaborasi dengan instansi pemerintah seperti Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Pendampingan juga diarahkan pada penguatan legalitas kelompok usaha, pembentukan badan usaha, hingga membantu pelaku UMKM memahami proses perlindungan kekayaan intelektual.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
25 hari lalu

YBJB Seleksi 50 Peserta Duta Batik Jawa Barat 2026

1 bulan lalu

Tasyi Athasyia Bikin Kue Batik Raksasa Sepanjang 12 Meter di HUT Ke-81 RI, Habiskan Rp35 Juta

2 bulan lalu

Batik Walk Buka Rangkaian Jambore Batik Jawa Barat 2026 di Bandung

3 bulan lalu

BNI Tebar Promo di Puspa Nuswantara 2026, Dorong Transaksi Digital UMKM Batik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal