Batik Makin Mudah Dibajak di Era Digital, Motif Perlu Dilindungi HKI

Muhammad Sukardi
Motif Batik harus dilindungi HKI di era digital seperti sekarang. (Foto: Istimewa)

Bagi Dewi, upaya tersebut menjadi bagian dari menjaga agar perkembangan industri batik tidak hanya menghasilkan tren fashion baru, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat yang menjadi bagian dari ekosistemnya.

"Mendampingi pengrajin batik mendaftarkan HKI adalah bentuk bela negara. Notaris tidak cukup hanya mengesahkan dokumen, tetapi juga hadir sebagai penggerak literasi hukum dan ekonomi kerakyatan," ujar Dewi.

Di tengah perkembangan fashion dan teknologi digital, tantangan batik bukan lagi hanya bagaimana membuat motif yang menarik. Persoalannya juga bagaimana memastikan karya tersebut tetap memiliki identitas, terlindungi secara hukum, dan mampu memberikan nilai ekonomi kepada perajin serta komunitas yang melahirkannya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
25 hari lalu

YBJB Seleksi 50 Peserta Duta Batik Jawa Barat 2026

1 bulan lalu

Tasyi Athasyia Bikin Kue Batik Raksasa Sepanjang 12 Meter di HUT Ke-81 RI, Habiskan Rp35 Juta

2 bulan lalu

Batik Walk Buka Rangkaian Jambore Batik Jawa Barat 2026 di Bandung

3 bulan lalu

BNI Tebar Promo di Puspa Nuswantara 2026, Dorong Transaksi Digital UMKM Batik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal