Bentrokan di Sudan: KBRI Tetapkan Status Siaga dan Siapkan 2 Safe House bagi WNI

Nathania Riris Michico
Aparat keamanan berpatroli di jalan-jalan di Khartoum beberapa hari setelah bentrok dengan demonstran yang menewaskan setidaknya 61 orang. (FOTO: AFP)

Perkembangan baru menyebutkan DTM "membuka kembali dialog dengan pihak oposisi".

Dubes Rossalis mengatakan, aparat keamanan membubarkan demonstran karena aksi mereks mengganggu warga dan berdampak negatif terhadap ekonomi.

Dia juga menuturkan banyak di antara pemrotes yang terlihat makan, minum, dan merokok meski aksi ini digelar di bulan puasa. Jatuhnya korban dikecam sejumlah negara.

Organisasi Uni Afrika pada Kamis (6/6) membekukan keanggotaan Sudan sampai terbentuk otorita transisi yang dipimpin kalangan sipil.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
20 hari lalu

Biadab! Pasukan Pemberontak Bom Masjid di Sudan saat Anak-Anak Belajar Alquran

Internasional
24 hari lalu

Horor! Serangan Drone Milisi RSF di Sudan Tewaskan 24 Orang, Termasuk 8 Anak

Internasional
28 hari lalu

Dubes Sudan Ungkap Negaranya Diacak-acak Asing karena Kaya Sumber Daya Alam

Internasional
2 bulan lalu

Perang 2 Tahun Bikin Ekonomi Sudan Kembali ke Zaman Kuno

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal