Ramai diberitakan berbagai media massa, baik lokal, regional, bahkan global, tentang banyaknya mayat yang hilang dalam berbagai penyergapan terhadap posisi Hamas maupun penduduk sipil di Palestina. Ini mengundang polemik dintengah masyarakat. Baru-baru ini diberitakan Haber7 dan Insani Yardim Vakti perihal banyaknya mayat yang hilang di Gaza.
Ini adalah berita tentang bank kulit dan organ terbesar di dunia yang telah lama didirikan di Israel, menyusul tuduhan negara itu melakukan genosida. Pasukan Israel membongkar kuburan massal yang digali di taman Rumah Sakit Al Shifa dan mencuri 100-an mayat warga Palestina.
Akhirnya file berbagai kasus pencurian organ tubuh oleh Israel dibuka kembali. Tepatnya ketika sebuah surat kabar Swedia Aftonblated menerbitkan ulang wawancara dengan seorang ahli patologi Israel pada 2000 tentang bagaimana negara pencuri organ Israel itu mengemuka, dia seperti sebuah bom.
Setelah skandal pencurian mayat di Rumah Sakit Al Shifa oleh Israel, yang nyatanya tidak melahirkan tuduhan pelanggaran kejahatan perang, kasus ini kembali mengemuka.
Israel telah melakukan kejahatan terhadap warga Palestina di Gaza yang telah diblokade selama bertahun-tahun dan diubah menjadi penjara terbuka terbesar di dunia, persis di depan mata dunia.