Jeda Kemanusiaan dan Isu Organ Tubuh Manusia di Gaza

Tim iNews.id
Mantan Deputi Bidang Kerja Sama Internasional BNPT, Pengamat Terorisme, Hamidin (Foto: Dokumen Pribadi)

Menyusul berita Israel telah mencuri jenazah warga Palestina dari Rumah Sakit Al Shifa, kebenaran tentang genosida tersebut, sekali lagi terang-benderang telah terungkap dan dipertontonkan secara global.

Seorang pejabat kantor media pemerintah Gaza Ismail Al Sevabta bersaksi dan mengatakan, pasukan pendudukan telah membongkar kuburan di taman rumah sakit dan memindahkan entah kemana 100-an jenazah. Meskipun pernyataan Sevabta diam-diam telah ditutup dan dihapus oleh badan-badan internasional, berita yang muncul bertahun-tahun yang lalu tentang genosida Israel yang mengambil organ tubuh warga Palestina kembali mengemuka dan dibuka.

Tidak kurang, kemudian Aftonblated menerbitkan wawancara asli yang diambil pada 2009 dan klaim bahwa Israel telah melakukan genosida kemudian mengambil organ dari warga Palestina yang masih hidup. 

Seperti diperkirakan, setelah berita tersebut, Israel menuduh Aftonblated sebagai anti-Semit dan menuntut Pemerintah Swedia mengutuk  berita tersebut yang menyebabkan pertikaian diplomatik. 

Menteri Luar Negeri Swedia pada periode itu membatalkan rencana kunjungan resmi ke Israel. Pencurian organ yang dilakukan Israel serta genosida telah berlangsung selama bertahun-tahun. Dalam laporan tahun 2009, surat kabar Inggris Guardian menyebut Israel mencuri organ tubuh warga Palestina.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Internasional
17 jam lalu

Abaikan Trump, Para Pejabat Israel Serukan Pendudukan Gaza secara Permanen

Internasional
19 jam lalu

Tank Merkava Israel Tembak Posisi Pasukan Penjaga Perdamaian UNIFIL di Lebanon

Internasional
24 jam lalu

Menlu Araghchi: Ada Pihak yang Ingin AS Serang Iran

Internasional
2 hari lalu

Duh, 21 Warga Gaza Meninggal Dunia akibat Kedinginan Parah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal