Menyusul berita Israel telah mencuri jenazah warga Palestina dari Rumah Sakit Al Shifa, kebenaran tentang genosida tersebut, sekali lagi terang-benderang telah terungkap dan dipertontonkan secara global.
Seorang pejabat kantor media pemerintah Gaza Ismail Al Sevabta bersaksi dan mengatakan, pasukan pendudukan telah membongkar kuburan di taman rumah sakit dan memindahkan entah kemana 100-an jenazah. Meskipun pernyataan Sevabta diam-diam telah ditutup dan dihapus oleh badan-badan internasional, berita yang muncul bertahun-tahun yang lalu tentang genosida Israel yang mengambil organ tubuh warga Palestina kembali mengemuka dan dibuka.
Tidak kurang, kemudian Aftonblated menerbitkan wawancara asli yang diambil pada 2009 dan klaim bahwa Israel telah melakukan genosida kemudian mengambil organ dari warga Palestina yang masih hidup.
Seperti diperkirakan, setelah berita tersebut, Israel menuduh Aftonblated sebagai anti-Semit dan menuntut Pemerintah Swedia mengutuk berita tersebut yang menyebabkan pertikaian diplomatik.
Menteri Luar Negeri Swedia pada periode itu membatalkan rencana kunjungan resmi ke Israel. Pencurian organ yang dilakukan Israel serta genosida telah berlangsung selama bertahun-tahun. Dalam laporan tahun 2009, surat kabar Inggris Guardian menyebut Israel mencuri organ tubuh warga Palestina.