Kecelakaan Maut 737 Max Lion Air dan Ethiopian Airlines: CEO Boeing Akui Bersalah

Nathania Riris Michico
CEO Boeing, Dennis Muilenburg, saat sidang dengar dengan senator AS. (FOTO: AFP Photo/WIN MCNAMEE)

Pernyataan Muilenberg itu kemudian dicecar oleh senator asal Texas.

"Sebanyak 346 orang meninggal. Bagaimana mungkin Anda tidak membunyikan alarm peringatan pada Februari dan memerintahkan mencari tahu apa yang terjadi?" ujarnya.

Adapun, senator dari Illinois Tammy Duckworth mengatakan Boeing tidak memberi informasi secara jujur kepada sidang dan keluarga yang menunggu hasil investigasi.

"Para pilot melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan, tapi upaya mereka dibatalkan secara otomatis oleh pesawat saat sensor itu bekerja dan membuat hidung pesawat kembali turun. Mereka sama sekali tidak punya kesempatan," ujarnya.

Merespons pernyataan para senator itu, Muilenberg secara resmi meminta maaf pada keluarga dan menyatakan pihaknya bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut.

"Kami tidak menyalahkan pilot. Kami tidak pernah melakukan itu. Itu bukanlah sikap yang diambil perusahaan. Kami mengakui (adanya kesalahan) dan kami bertanggung jawab," kata Muilenberg.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pertamina dan Boeing Jajaki Peluang Pengembangan Ekosistem SAF Indonesia

57 tahun lalu

Terungkap! Motif Pria Tabrakkan Pesawat ke Gedung di China Diduga Bunuh Diri

57 tahun lalu

Spesifikasi Pesawat Pengebom B-52 AS yang Jatuh Tak Berbekas, Dijuluki Bongsor Jelek dan Gendut

57 tahun lalu

Danantara Kaji Perusahaan Leasing untuk Beli 50 Pesawat Boeing: Cari yang Paling Menguntungkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal