Mantan Diplomat AS: Sekutu di Timur Tengah Kini Mulai Jaga Jarak dengan Amerika

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi relasi Arab Saudi dan Amerika Serikat. (Foto: Dok. Almanar)

Negara-negara Timur Tengah, kata Freeman, memperluas jangkauan mereka ke kekuatan yang tengah menunjukkan kebangkitannya seperti China, India, Brasil, dan Rusia. Mereka juga berusaha merapat dengan berbagai organisasi antarpemerintah yang dibentuk pasca-Perang Dingin seperti BRICS dan Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO).

Freeman adalah pensiunan diplomat dan penulis Amerika yang pernah bertugas di Departemen Luar Negeri dan Departemen Pertahanan AS selama 30 tahun. Dia pernah memegang berbagai jabatan sepanjang kariernya di pemerintahan.

Senin (24/4/2023) lalu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan di PBB bahwa dunia harus lebih meningkatkan lagi upaya untuk mencapai penyelesaian politik dan menstabilkan zona konflik di Timur Tengah. Apalagi, kawasan tersebut kini tengah mengalami transformasi yang mendalam.

Lavrov juga mengatakan, pendekatan multilateral diperlukan untuk menyelesaikan krisis Palestina-Israel. Dia pun mengkritik tindakan sepihak oleh AS dan Uni Eropa selama  ini yang dinilainya telah merusak proses perdamaian Timur Tengah.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
17 jam lalu

Militer Israel Tertekan! Amunisi 30 Tahun Habis dalam 3 Tahun untuk Perang, Ribuan Tank Rusak

1 hari lalu

Trump Kirim Proposal Perjanjian Nuklir AS-Saudi ke Kongres, Syaratnya Harus Berdamai dengan Israel

1 hari lalu

Nah, AS Bersedia Batalkan Operasi Ekonomi terhadap Iran asal Selat Hormuz Dibuka Total

1 hari lalu

Pengadilan AS Larang Lelang 100 Lebih Benda Peninggalan Kapal Titanic, Kenapa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal