Para Jenderal Rusia Disuruh Segera Hancurkan Rudal dan Senjata Artileri Ukraina, Menhan: Ini Prioritas!

Ahmad Islamy Jamil
Roket HIMARS, salah satu senjata yang dipasok Barat ke Ukraina untuk melawan Rusia. (Foto: US Marine Corps)

Amerika Serikat dan sekutunya telah memasok persenjataan senilai miliaran dolar ke Ukraina sejak Rusia melancarkan agresi ke Ukraina hampir lima bulan lalu. Di antara peralatan tempur yang dipasok Barat itu berupa senjata jarak jauh—yang diklaim Kiev mulai membantu pasukannya di medan perang.

Ukraina mengatakan, serangkaian serangan terhadap 30 pusat logistik dan amunisi Rusia telah membuahkan hasil. Serangan itu menggunakan beberapa sistem peluncuran roket yang baru-baru ini dipasok oleh Barat.

Namun, Moskow menuduh Ukraina menggunakan senjata jarak jauh untuk menyerang daerah pemukiman di wilayah Donbas yang dikuasai kelompok separatis.

Pada Kamis lalu, pemimpin separatis di Donbas, Denis Pushilin mengatakan, dua orang tewas ketika pasukan Ukraina menembaki sebuah stasiun bus di Kota Donetsk.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 jam lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Gudang Amunisi Ukraina, 37 Orang Tewas

9 jam lalu

Kiev Membara! Serangan Rusia ke Ukraina Tewaskan 37 Orang

4 hari lalu

Terungkap! AS Minta Ukraina Setop Serang Rusia karena Bos CIA Sedang Berkunjung

4 hari lalu

Langka! Bos CIA Diam-Diam Berkunjung ke Rusia, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal