Perjalanan Hidup Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak: Si Tangan Besi yang Cinta Damai

Nathania Riris Michico
Sebuah file foto yang diambil pada 24 November 1982 menunjukkan mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak di Kairo. Hosni Mubarak meninggal pada 25 Februari 2020 pada usia 91 di rumah sakit militer Galaa Kairo. (FOTO: PHILIPPE BOUCHON / AFP)

Pada 2017, pengadilan tertinggi Mesir akhirnya menyatakan dia bebas dari tuduhan membunuh demonstran, dan ia dibebaskan. Hosni Mubarak tidak seflamboyan para pendahulunya, Nasser dan Sadat; tapi dia bersumpah akan terus mengabdi pada Mesir hingga napasnya terakhir.

Selama 30 tahun berkuasa, Mesir relatif menjadi negara yang stabil. Namun banyak yang ditahan tanpa pengadilan dan disiksa.

Secara internasional, Mubarak mempertahankan kebijakan luar negeri yang bertujuan meredam konflik regional. Namun di dalam negeri, dia memerintah dengan tangan besi.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
9 hari lalu

Salut! Afghanistan Kirim 530 Ton Bantuan ke Gaza meski Perekonomiannya Terpuruk

Internasional
1 bulan lalu

Terungkap! Pakistan, Mesir dan Turki Diam-Diam Berusaha Damaikan AS-Iran

Internasional
2 bulan lalu

Duh, Istri Tikam Suami hingga Tewas gara-gara Berebut Charger Ponsel

Nasional
2 bulan lalu

Al-Azhar Mesir Puji Indonesia Kembangkan SDM Islam Moderat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal