Perjalanan Hidup Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak: Si Tangan Besi yang Cinta Damai

Nathania Riris Michico
Sebuah file foto yang diambil pada 24 November 1982 menunjukkan mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak di Kairo. Hosni Mubarak meninggal pada 25 Februari 2020 pada usia 91 di rumah sakit militer Galaa Kairo. (FOTO: PHILIPPE BOUCHON / AFP)

Kurang dari 10 tahun kemudian, dia menjadi presiden menyusul pembunuhan yang terjadi pada pendahulunya, Presiden Anwar Sadat. Dia juga memainkan peran kunci dalam proses perdamaian Israel-Palestina.

Di tengah miliaran dolar bantuan militer yang diterima Mesir selagi dia berkuasa, pengangguran, kemiskinan, dan korupsi terus tumbuh di Mesir.

Ketidakpuasan memburuk pada Januari 2011 sesudah ada protes sejenis sebelumnya di Tunisia yang berhasil menjatuhkan presiden. Mubarak kemudian dijatuhkan 18 hari kemudian.

Hosni Mubarak berlatar belakang militer, tetapi dia memegang komitmen negaranya akan perdamaian internasional.

Di bawah kepemimpinannya, Mesir memainkan peran utama menjadi perantara perjanjian damai antara Israel dan Palestina.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!

57 tahun lalu

Momen Pelatih Mesir Bentangkan Bendera Palestina Setelah Menang atas Australia di Piala Dunia

57 tahun lalu

Polri: Syekh Ahmad Al Misry Berkewarganegaraan Ganda, Indonesia dan Mesir

57 tahun lalu

Pencuri Apes, Jatuh dari Lantai 9 Apartemen hingga Tewas Usai Gasak Perhiasan Emas 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal