Rusia Siap Tingkatkan Serangan ke Ukraina usai Moskow Dihantam Ribuan Drone

Aditya Pratama
Kobaran api dan asap terlihat membubung dari kilang minyak Moskow di bagian tenggara setelah serangan drone berskala besar oleh Ukraina, Minggu (20/9/2026). (Foto: AP)

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy memuji serangan tersebut. Dia mengatakan serangan jarak jauh Ukraina memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap wilayah Moskow.

Zelenskyy mengatakan, salah satu senjata yang digunakan adalah Pelican. Senjata tersebut awalnya diduga sebagai rudal balistik jarak pendek, tetapi sejumlah sumber kemudian menyebutnya sebagai drone bersayap.

Ukraina juga menggunakan rudal jelajah Flamingo buatan dalam negeri untuk menyerang Moskow. Senjata jarak jauh tersebut sebelumnya telah digunakan untuk menyerang target jauh di dalam wilayah Rusia.

Hasil sementara pemilu Rusia yang dirilis Komisi Pemilihan Umum pada Senin (21/9/2026) menunjukkan partai utama yang mendukung Kremlin mendominasi perolehan suara.

Dengan sekitar 58 persen tempat pemungutan suara telah dihitung, United Russia meraih hampir 58 persen suara untuk 225 kursi yang dialokasikan berdasarkan daftar partai, menurut Komisi Pemilihan Umum Pusat Rusia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
10 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

10 hari lalu

Rusia-China Kalah Voting di DK PBB, Agenda Sanksi Iran Tetap Berlanjut

11 hari lalu

Debat di DK PBB! China-Rusia Bela Iran, Tolak Pemberlakuan Kembali Sanksi Internasional

12 hari lalu

Pesawat Bawa Presiden Ukraina Zelensky Nyaris Kena Tembak Drone Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal