Jakarta Terasa Lebih Panas Belakangan Ini, Penyebabnya Mengejutkan!

Muhammad Sukardi
Masyarakat pakai payung di tengah suhu panas di DKI Jakarta. (Foto: Aldhi Chandra)

Keduanya dapat terjadi secara bersamaan dan membuat panas terasa lebih menyengat.

Namun, cuaca panas yang dirasakan belakangan ini tidak otomatis membuktikan bahwa suhu Jakarta terus meningkat setiap tahun. Untuk memastikan tren tersebut, diperlukan catatan suhu jangka panjang dari stasiun pengamatan yang dapat dibandingkan secara konsisten.

Fenomena urban heat island juga bukan berarti Jakarta sedang mengalami gelombang panas. Keduanya merupakan fenomena berbeda yang perlu dibedakan berdasarkan karakteristik dan data meteorologis.

Di tengah kondisi tersebut, warga disarankan membatasi aktivitas berat di bawah Matahari pada siang hari, menggunakan pelindung seperti topi atau payung, serta mencukupi kebutuhan cairan.

Pada akhirnya, panas Jakarta bukan hanya persoalan cuaca. Kondisi atmosfer dan cara lingkungan perkotaan menyerap serta melepaskan panas sama-sama memengaruhi kenyamanan warga dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
5 jam lalu

BMKG Sebut Modifikasi Cuaca Pakai Dry Ice Bantu Urai Kabut Asap Karhutla, Jarak Pandang Membaik

20 jam lalu

BMKG Mulai Gelar Operasi Modifikasi Cuaca Pakai Dry Ice, Picu Hujan di Wilayah Karhutla

1 hari lalu

BMKG Modifikasi Cuaca Pakai Dry Ice, Urai Asap Karhutla di Sumatera-Kalimantan

2 hari lalu

Gempa M6,3 Guncang Vanuatu, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal