"Jadi kami terpanggil, kami keluar dari kantor bukan mau perang dan menghantam mereka, kami datang ingin menghalau dan mengajak mereka pulang," kata Zulfikar dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Di Balik Demo Agustus 2026' yang disiarkan iNews, Selasa (1/9/2026).
Zulfikar menambahkan, massa GRIB Jaya yang berada di lokasi mencapai ratusan orang. Mereka disebut membawa bambu yang digunakan untuk menghalau massa.
"Kami di dalam tol, tidak keluar dari tol. Sekitar lima truk dan tiga mobil pribadi. Kami sambil menertibkan, kami niat datang ke lokasi kerusuhan bukan untuk perang dengan mereka," ujarnya.