Hubungan Yaqut-Nusron Wahid Disorot di Sidang Kasus Kuota Haji, Disebut Seperti Tom and Jerry

Nur Khabibi
Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi kuota haji di Pengadilan Tipikor, Jakarta (Foto: Nur Khabibi)

Jaksa kemudian memastikan pihak yang dimaksud 'Kang Mas' itu Nusron yang saat itu menjabat Ketua Pansus Hak Angket Haji DPR 2024. Zainal mengamini hal tersebut dan menyatakan komunikasi dengan Yaqut yang dimaksud itu terjadi saat nama Nusron disebut-sebut akan menjadi ketua pansus. 

"Nah, yang Bapak bisa tangkap, walaupun situasinya bercanda, apakah permintaan itu ingin disampaikan kepada Pak Nusron agar nantinya pada saat pansus berproses dihindari pertanyaan-pertanyaan yang membebankan kepada Kementerian Agama yang saat itu dipimpin oleh Gus Yaqut?" tanya Jaksa. 

"Oh, itu konteksnya untuk mendamaikan, Pak," jawab Zainal. 

Jaksa menyatakan pernyataan itu berbeda dengan kesaksian Zainal yang termuat dalam berita acara pemeriksaan. Jaksa lantas membacakan BAP nomor 6 huruf B. 

"Kami izin perlihatkan, Pak, ya, 'maksud dari kalimat tersebut adalah meminta kepada saya berbicara dengan Pak Nusron Wahid agar Pansus Haji tidak memberikan rekomendasi yang memberatkan Kementerian Agama dan Pak Yaqut selaku Menteri Agama atas pelaksanaan haji tahun 2024. Kondisi saat itu Pak Nusron dan Pak Yaqut tidak saling bicara. Atas permintaan itu, saya jawab, nanti saya akan membantu'," kata Jaksa membacakan BAP. 

"Iya, Pak. Maksudnya itu kan itu, Pak. Jadi pada waktu itu kan memang tidak akur, ya kan. Gimana didamaikan supaya ini, ya saling enaklah, saling bantu, gitu, Pak," jawab Zainal. 

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
2 jam lalu

Barang Bukti Kasus Kuota Haji Ditampilkan di Sidang, Ada 9.599 Lembar Uang 100 Dolar AS

7 hari lalu

Eks Stafsus Ungkap Yaqut Marah saat Rapat: Kalau Ada yang Maling Duit Haji, Sampaikan

7 hari lalu

Adik Ipar Mundur jadi Saksi Yaqut di Sidang Korupsi Kuota Haji, Ini Alasannya

7 hari lalu

Adik Ipar Yaqut Mundur Jadi Saksi, Hakim Tetap Perintahkan Bersaksi untuk 3 Terdakwa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal