Ketua DPR Soroti Banyak Perokok Anak: Perlu Aturan Lebih Tegas dan Berikan Edukasi Bahaya Merokok 

Carlos Roy Fajarta
Ketua DPR Puan Maharani menyayangkan aturan kawasan tanpa asap rokok (KTR) yang penerapannya masih kurang optimal.(Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Ketua DPR RI Puan Maharani prihatin atas banyaknya anak-anak yang menjadi pecandu rokok. Untuk itu, dia mendorong pemerintah mengetatkan pengawasan dan pemberian edukasi yang masif agar para generasi penerus bangsa terbebas dari bahaya rokok. 

"Keprihatinan terhadap meningkatnya jumlah perokok anak bukanlah sekadar ekspresi moralitas, tetapi juga merupakan kepedulian terhadap kesehatan dan masa depan generasi kita," kata Puan, Jumat (7/7/2023). 

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menemukan jumlah perokok anak usia 10-18 tahun terus meningkat. Jika pada tahun 2013 berada di angka 7,2 persen, jumlah perokok anak usia 10-18 tahun pada tahun 2018 menjadi 9, 1 persen pada 2018 atau sekitar 3,2 juta anak.

Menurut Puan, persoalan perokok anak di Indonesia merupakan permasalahan serius yang membutuhkan intervensi mendalam untuk penanganannya. Apalagi masalah perokok anak di Indonesia mendapat perhatian serius dari kalangan internasional, terbukti dengan media-media asing yang menyebut Indonesia sebagai baby smoker country karena ada kejadian balita yang viral menjadi perokok.

"Pemerintah perlu mempertimbangkan faktor krusial yang menjadi penyebab anak mengonsumsi rokok. Dengan langkah yang tepat sasaran, diharapkan jumlah perokok anak bisa menurun drastis," jelas Puan. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
12 hari lalu

Puan Akui PDIP Sudah Diajak Bicara soal Ambang Batas Parlemen 5 Persen dan Syarat Capres

20 hari lalu

Sulit Lepas, Pendekatan Ilmiah Bantu Perokok Dewasa Berhenti Merokok

20 hari lalu

Tak Hanya Ancam Paru-Paru, Kemenkes Ungkap Merokok Rusak Gigi dan Rongga Mulut

26 hari lalu

Puan Minta Pemerintah Antisipasi Bencana secara Terpadu, Dikoordinasikan Para Menko

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal