Hasil pembinaan tersebut tidak hanya mendukung kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan ketika kembali ke masyarakat.
Berbagai pelatihan juga diberikan, mulai dari pembuatan jaring, suvenir berbahan buah, merangkai bunga, laundry, hingga keterampilan lainnya.
Subakdo mengatakan, keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi modal bagi warga binaan untuk mencari pekerjaan maupun membuka usaha setelah bebas.
“Dalam rangka juga membekali warga binaan keterampilan yang nanti bisa dipraktikkan saat dia bebas,” katanya.