Pelaku disebut merasa sakit hati karena mengaku kerap menjadi pembicaraan warga yang menuduh dirinya sering menggali kabel di sepanjang jalan.
“Tersangka mengaku sakit hati dan marah karena sering menjadi bahan pembicaraan warga yang menuduhnya sering menggali kabel di jalanan. Dalam kondisi dipengaruhi minuman keras jenis arak Bali, pelaku kemudian menyulut api dan melempar rak telur yang terbakar ke tumpukan sofa di depan rumah warga,” kata Kombes Pol Fredrickus, Senin (14/9/2026).
Sebelum melakukan aksinya, OR diketahui mengonsumsi minuman keras sejak sekitar pukul 01.00 WIT di kawasan Dok IX.
Sekitar pukul 03.30 WIT, pelaku kemudian mengambil sekitar delapan rak telur bekas yang berada di pinggir jalan.
Rak telur tersebut kemudian dibakar menggunakan bara sisa pembakaran sampah. Setelah terbakar, benda itu diduga dilempar ke arah jalan raya, kios, serta rumah korban bernama Paber Pangaribuan.