AI Masuk Dunia Kerja, Bukan Cuma Gantikan Tugas tapi Ubah Workflow

Muhammad Sukardi
Ilustrasi AI di dunia kerja. (Foto: Ilustrasi AI)

Sebaliknya, organisasi perlu mendesain ulang pekerjaan dan alur kerja agar kemampuan AI dan manusia dapat digunakan secara bersamaan.

Perubahan tersebut juga mencakup peningkatan kapasitas tenaga kerja, transformasi fungsi sumber daya manusia (HR), desain ulang pekerjaan dan workflow, hingga perubahan budaya dan kepemimpinan.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli sebelumnya juga menekankan bahwa perkembangan teknologi dan AI membawa konsekuensi terhadap struktur pekerjaan sekaligus kebutuhan kompetensi tenaga kerja.

Menurut dia, penerapan AI perlu dibarengi strategi pengembangan manusia. Ada empat prinsip 'People-Centric AI' yang ditekankan, yakni memperkuat kemampuan manusia, melibatkan pekerja dalam proses transformasi, menjaga kendali manusia, serta mempersiapkan pekerja menghadapi perubahan.

"Alih-alih sekadar menggantikan pekerjaan, AI membentuk kembali pekerjaan dengan cara yang sangat berbeda," ujar Yassierli.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
4 hari lalu

AI Mampu Analisis Gerakan Tubuh 3D dari Video Biasa, Sasar Olahraga dan Kesehatan

7 hari lalu

Angela Tanoesoedibjo: Kolaborasi MNCN-Republikorp Siap Hadapi Tantangan AI dan Disinformasi

11 hari lalu

Bansos Digital Berbasis AI Tak Bisa Dipakai Sembarangan! Hanya untuk Listrik, Beras dan Bensin

11 hari lalu

Mengejutkan! AI Diyakini Bisa Temukan Obat Kanker di Masa Depan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal