AI Masuk Dunia Kerja, Bukan Cuma Gantikan Tugas tapi Ubah Workflow

Muhammad Sukardi
Ilustrasi AI di dunia kerja. (Foto: Ilustrasi AI)

AI Tidak Otomatis Menghilangkan Pekerjaan

Perubahan akibat AI juga tidak serta-merta berarti pekerjaan manusia akan hilang. Tantangan yang muncul justru berkaitan dengan perubahan tugas dan kompetensi yang dibutuhkan.

Staf Ahli Kementerian Ketenagakerjaan Estiarty Haryani mengatakan AI merupakan salah satu alat yang tidak secara otomatis mengurangi kesempatan kerja. Namun, perubahan teknologi tetap perlu diantisipasi dengan mengidentifikasi kompetensi yang dibutuhkan.

"AI sebagai salah satu tools dan tidak automatically mengurangi kesempatan kerja tetapi kita perlu meng-counter kemungkinan ini terjadi. Perlu mengidentifikasi kompetensi yang diperlukan untuk menjawab perubahan teknologi untuk meningkatkan produktivitas," ujar Estiarty.

Artinya, masuknya AI ke lingkungan kerja dapat mengubah pembagian tugas antara manusia dan teknologi. Pekerjaan tertentu dapat dibantu teknologi, sementara manusia tetap memiliki peran dalam pengambilan keputusan dan aspek yang membutuhkan kemampuan manusia.

Hal tersebut juga berkaitan dengan konsep 'human ingenuity'. Dave Ulrich menilai keunggulan talenta di era AI tidak hanya ditentukan kemampuan menggunakan teknologi.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
4 hari lalu

AI Mampu Analisis Gerakan Tubuh 3D dari Video Biasa, Sasar Olahraga dan Kesehatan

7 hari lalu

Angela Tanoesoedibjo: Kolaborasi MNCN-Republikorp Siap Hadapi Tantangan AI dan Disinformasi

11 hari lalu

Bansos Digital Berbasis AI Tak Bisa Dipakai Sembarangan! Hanya untuk Listrik, Beras dan Bensin

11 hari lalu

Mengejutkan! AI Diyakini Bisa Temukan Obat Kanker di Masa Depan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal