ABAP inilah yang akan mengontrol perilaku dari komputer yang sudah diinstal SAP untuk merekam berbagai transaksi bisnis, serta melakukan sejumlah fungsi analisis. Saat program SAP ini dijalankan, maka program ini akan memiliki beberapa fungsi tertentu, seperti fungsi di bidang sales order, procurement, warehouse management, dan banyak lagi.
Berdasarkan definisi di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa pada dasarnya System Application and Product in Data Processing merupakan sebuah aplikasi untuk kebutuhan bisnis. Saat awal kemunculannya, perangkat lunak SAP hanya dapat menangani urusan keuangan dari sebuah organisasi.
Namun seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan zaman, program ini semakin cerdas dan mampu menangani lebih banyak tugas, seperti mengontrol produksi, penjualan, stok produk, dan juga manajemen SDM.
Hal ini karena modul-modul yang ada pada SAP tadi terus ditingkatkan dan semuanya saling reintegrasi, sehingga pada akhirnya SAP dapat menyajikan berbagai informasi yang paling dibutuhkan untuk masing-masing aktivitas yang ada di perusahaan tersebut.
Lalu secara sederhana, tujuan dari menggunakan SAP adalah untuk mempermudah perusahaan dalam mengolah data, yang selanjutnya akan digunakan untuk mengelola sumber daya yang dimiliki perusahaan.