Adanya dukungan dari berbagai modul seperti yang dijelaskan di atas tadi dapat dikatakan bahwa sistem SAP sangat rumit dan tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit dalam membuat, serta mengembangkannya.
Hal inilah yang membuat aplikasi SAP masuk dalam kategori mahal, dan pada umumnya hanya perusahaan-perusahaan besar yang menggunakannya.
Perusahaan atau organisasi yang ingin menggunakannya, perlu melakukan pembelian software SAP. Bersamaan dengan itu, juga perlu menyiapkan anggaran untuk konsultasi serta biaya instalasi. Selain itu, setiap tahunnya perusahaan yang menggunakan SAP pun melakukan pembayaran lisensi.
Biasanya, pengguna software SAP adalah perusahaan-perusahaan besar yang sudah memiliki pasar global, bukan hanya secara lokal.
Sudah ada ribuan perusahaan besar di dunia yang menggunakan software ini. Untuk di Indonesia, perusahaan pertama yang tercatat menggunakan program mahal ini adalah PT Krakatau Steel pada sekitar 1990an. Selain perusahaan ini, ada juga sederet nama perusahaan besar lainnya, seperti berikut: