CRISPR Bukan Lagi Sekadar Eksperimen, Teknologi Edit Gen Kini Masuk Dunia Pengobatan

Muhammad Sukardi
Ilustrasi peneliti di ruangan steril. (Foto: Ilustrasi AI)

Bakteri menggunakan sistem CRISPR bersama protein tertentu, seperti Cas9, untuk mengenali dan memotong materi genetik virus yang menyerangnya. Para ilmuwan kemudian mengembangkan sistem tersebut menjadi alat penyuntingan gen.

Pada teknologi CRISPR/Cas9, komponen yang disebut 'guide RNA' digunakan untuk mengarahkan protein Cas9 menuju urutan DNA tertentu. Setelah mencapai lokasi target, Cas9 dapat memotong DNA. Selanjutnya, sistem perbaikan alami yang dimiliki sel akan bekerja memperbaiki potongan tersebut.

Dalam proses inilah para peneliti dapat memanfaatkan mekanisme perbaikan DNA untuk menghasilkan perubahan genetik yang diinginkan.

Karena dapat diarahkan pada lokasi tertentu, CRISPR menawarkan tingkat presisi yang jauh lebih tinggi dibandingkan sejumlah metode penyuntingan gen generasi sebelumnya.

Dari Laboratorium Menuju Terapi

Perkembangan CRISPR menjadi semakin menarik karena teknologi ini sudah memasuki dunia pengobatan. Salah satu tonggak penting terjadi ketika FDA Amerika Serikat menyetujui Casgevy (exagamglogene autotemcel) pada Desember 2023.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
4 hari lalu

Pemerintah Tak Ingin Terapi Sel Hanya Bisa Diakses Orang Kaya

4 hari lalu

Indonesia Kejar Pengembangan Teknologi Terapi Sel

3 bulan lalu

Mengejutkan! Sabrina Chairunnisa Bekukan Sel Telur di New York

7 bulan lalu

Ayu Ting Ting Akan Simpan Sel Telur, Ingin Punya 3 Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal