CRISPR Bukan Lagi Sekadar Eksperimen, Teknologi Edit Gen Kini Masuk Dunia Pengobatan

Muhammad Sukardi
Ilustrasi peneliti di ruangan steril. (Foto: Ilustrasi AI)

Terapi tersebut menjadi terapi pertama yang disetujui FDA yang menggunakan teknologi genome editing berbasis CRISPR/Cas9. 

Terapi ini digunakan untuk pasien tertentu dengan penyakit sel sabit dan kemudian juga memperoleh persetujuan untuk beta thalassemia yang bergantung pada transfusi.

Cara kerjanya cukup unik. Penasaran seperti apa? 

Jadi, sel punca pembentuk darah pasien diambil dari tubuh. Sel tersebut kemudian menjalani proses penyuntingan gen menggunakan teknologi CRISPR/Cas9 di fasilitas khusus.

Tujuannya adalah mengubah aktivitas gen tertentu sehingga sel-sel darah merah yang dihasilkan tubuh dapat kembali memproduksi hemoglobin fetal (HbF) dalam jumlah yang lebih tinggi.

Setelah proses modifikasi dan pengujian selesai, sel punca tersebut dikembalikan ke tubuh pasien.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
4 hari lalu

Pemerintah Tak Ingin Terapi Sel Hanya Bisa Diakses Orang Kaya

4 hari lalu

Indonesia Kejar Pengembangan Teknologi Terapi Sel

3 bulan lalu

Mengejutkan! Sabrina Chairunnisa Bekukan Sel Telur di New York

7 bulan lalu

Ayu Ting Ting Akan Simpan Sel Telur, Ingin Punya 3 Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal