CRISPR Bukan Lagi Sekadar Eksperimen, Teknologi Edit Gen Kini Masuk Dunia Pengobatan

Muhammad Sukardi
Ilustrasi peneliti di ruangan steril. (Foto: Ilustrasi AI)

Menurutnya, Indonesia memiliki dua basis data tingkat populasi yang mencakup sekitar 280 juta jiwa. Melalui BGSI, pemerintah berupaya membangun basis data genomik populasi sebagai fondasi baru untuk mendukung pengembangan kedokteran presisi.

Data genomik tersebut penting karena setiap orang memiliki variasi genetik yang dapat memengaruhi risiko penyakit maupun respons terhadap pengobatan.

CRISPR dan Masa Depan Pengobatan Personal

Di sinilah CRISPR bertemu dengan konsep precision medicine. Pengobatan masa depan semakin diarahkan untuk memahami penyakit berdasarkan karakteristik biologis dan genetik pasien, bukan sekadar berdasarkan nama penyakitnya.

Misalnya, dua orang dapat sama-sama mengalami penyakit tertentu, tetapi memiliki perubahan genetik yang berbeda. Respons keduanya terhadap suatu terapi pun bisa berbeda.

Dengan memahami profil genetik secara lebih mendalam, dokter dan peneliti memiliki peluang untuk menentukan pendekatan terapi yang lebih spesifik.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
4 hari lalu

Pemerintah Tak Ingin Terapi Sel Hanya Bisa Diakses Orang Kaya

4 hari lalu

Indonesia Kejar Pengembangan Teknologi Terapi Sel

3 bulan lalu

Mengejutkan! Sabrina Chairunnisa Bekukan Sel Telur di New York

7 bulan lalu

Ayu Ting Ting Akan Simpan Sel Telur, Ingin Punya 3 Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal