CRISPR Bukan Lagi Sekadar Eksperimen, Teknologi Edit Gen Kini Masuk Dunia Pengobatan

Muhammad Sukardi
Ilustrasi peneliti di ruangan steril. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id – Mengubah bagian tertentu dari DNA manusia mungkin terdengar seperti sesuatu yang hanya ada di film fiksi ilmiah. Namun, teknologi CRISPR perlahan mengubah gambaran tersebut.

Teknologi 'gene editing' atau penyuntingan gen kini tidak lagi berhenti di meja laboratorium. Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi berbasis CRISPR berkembang hingga digunakan dalam pengembangan dan penerapan terapi untuk penyakit tertentu.

CRISPR bahkan menjadi salah satu teknologi yang paling banyak mendapat perhatian dalam dunia biomedis karena kemampuannya membantu ilmuwan melakukan perubahan yang sangat spesifik pada materi genetik.

Sederhananya, CRISPR dapat dianalogikan seperti 'gunting molekuler' yang diarahkan ke bagian tertentu dari DNA. Setelah lokasi yang dituju ditemukan, bagian DNA tersebut dapat dipotong atau dimodifikasi dengan tujuan memperbaiki atau mengubah fungsi gen tertentu.

Namun, cara kerja sebenarnya jauh lebih kompleks daripada sekadar memotong DNA.

Apa Sebenarnya CRISPR?

CRISPR merupakan singkatan dari Clustered Regularly Interspaced Short Palindromic Repeats. Teknologi ini berasal dari mekanisme pertahanan alami yang ditemukan pada bakteri. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
4 hari lalu

Pemerintah Tak Ingin Terapi Sel Hanya Bisa Diakses Orang Kaya

4 hari lalu

Indonesia Kejar Pengembangan Teknologi Terapi Sel

3 bulan lalu

Mengejutkan! Sabrina Chairunnisa Bekukan Sel Telur di New York

7 bulan lalu

Ayu Ting Ting Akan Simpan Sel Telur, Ingin Punya 3 Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal