CRISPR Bukan Lagi Sekadar Eksperimen, Teknologi Edit Gen Kini Masuk Dunia Pengobatan

Muhammad Sukardi
Ilustrasi peneliti di ruangan steril. (Foto: Ilustrasi AI)

Prosesnya membutuhkan penelitian yang panjang, pengujian keamanan dan efektivitas, produksi dengan standar ketat, serta pengawasan regulator.

Presiden Direktur PT Bifarma Adiluhung - Regenic Stem Cell, dr. Sandy Qlintang, menegaskan bahwa kemajuan teknologi medis harus berjalan bersama bukti ilmiah dan kesiapan ekosistem.

"Melalui DBSDLS, kami ingin mempertemukan perkembangan sains terkini dengan realitas implementasinya. Bukan hanya membahas teknologinya, tetapi juga bukti ilmiah, kesiapan infrastruktur dan fasilitas produksi bersertifikasi GMP (CPOB), regulasi, fasilitas pelayanan kesehatan, hingga tantangan implementasinya," kata dr Sandy.

Ia menekankan bahwa kecanggihan teknologi saja tidak cukup.

"Kemajuan teknologi perlu berjalan bersama dengan clinical evidence, governance, dan kesiapan ekosistem sehingga inovasi dapat diterapkan secara aman, efektif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia," jelas dr. Sandy.

BPOM Ikut Menyiapkan Regulasi

Perkembangan gene editing, terapi sel, dan teknologi berbasis gen juga membuat regulator harus menyiapkan kerangka pengawasan yang mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
4 hari lalu

Pemerintah Tak Ingin Terapi Sel Hanya Bisa Diakses Orang Kaya

4 hari lalu

Indonesia Kejar Pengembangan Teknologi Terapi Sel

3 bulan lalu

Mengejutkan! Sabrina Chairunnisa Bekukan Sel Telur di New York

7 bulan lalu

Ayu Ting Ting Akan Simpan Sel Telur, Ingin Punya 3 Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal