NASA Ungkap Fakta Mengejutkan: Api Kebakaran Indonesia Menyala di Bawah Tanah dan Sulit Padam

Muhammad Sukardi
Polisi bersama warga melakukan pemadaman manual kebakaran kawasan pegunungan Sanenrejo dan Curahnongko, Tempurejo, Jember. (Foto: iNews TV/Bambang Sugiarto) 

"Kebakaran permukaan tidak terlalu mengkhawatirkan, namun begitu api merambat ke bawah tanah, api tersebut tak kunjung padam," kata Field dikutip dari laman resmi NASA, Jumat (4/9/2026).

Artinya, persoalan bukan lagi sekadar api yang terlihat menjalar di permukaan. Di bawah tanah, lapisan gambut yang kering dapat menjadi bahan bakar yang memungkinkan api terus membara.

Field bahkan mengatakan api semacam ini dapat terus bertahan sampai hujan datang.

"Api akan terus menyala hingga hujan turun pada bulan Oktober atau November," ujarnya.

Mengapa Api Gambut Sulit Dipadamkan?

Salah satu masalah terbesar adalah api di bawah tanah tidak selalu terlihat secara kasatmata.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
10 jam lalu

Miris! NASA Rilis Foto Indonesia dari Satelit, Kabut Asap Karhutla Selimuti Semua Wilayah

10 jam lalu

Orang Utan yang Sempat Viral Mati usai Ditemukan Kritis di Parit, Diduga Terpapar Asap Karhutla

10 jam lalu

Karhutla Melanda Kawah Ijen, Api Merambat hingga Dekati Jalur Pendakian

12 jam lalu

Sekolah Libur Terdampak Karhutla, BGN Tegaskan Penyaluran MBG Ikut Dihentikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal