Selain Cokelat, 7 Makanan Ini Dapat Turunkan Tekanan Darah Tinggi

Bertold Ananda
Makanan yang dapat turunkan darah tinggi (Foto: Just one cookbook)

1. Bawang putih

Bahan-bahan makanan yang sering Anda temukan di dapur seperti bawang putih, nyatanya memberikan kandungan yang sangat dashyat. Menurut National Institute of Health (NIH), bawang putih mengandung senyawa allicin yang dapat berfungsi untuk membantu menurunkan tekanan darah. Kandungan allicin dilepaskan ketika bawang putih dihancurkan atau dicincang. Namun, dokter tidak menyarankan penggunaan suplemen bawang putih karena penelitian tentang efektivitasnya untuk hipertensi masih terbatas.

2. Ubi merah

Ubi merah terkanal kaya akan oksida nitrat yang mampu  mengurangi tekanan darah. Penelitian telah menunjukkan, minum jus ubi merah tanpa gula dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik sebesar empat hingga 5 mmHg.

3. Salmon

Ikan berlemak seperti salmon dan mackerel ini merupakan makanan kaya akan asam lemak omega-3 tinggi dan dipercaya mampu mengurangi peradangan serta menetralkan tekanan darah. Tak hanya itu saja, laut ikan tersebut merupakan sumber vitamin D yang bagus, membantu tubuh menyerap kalsium, melindungi dari depresi, dan mengatur tekanan darah.

4. Oatmeal

Makanan yang sering ditemukan digerai supermarket atau mini market yaitu oatmeal. Ini merupakan Biji-bijian berserat tinggi. Kandungan dari oatmeal juga membantu dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular, darah tinggi dan risiko penyakit jantung. Makanan ini biasa dikonsumsi untuk sarapan dan merupakan cara yang bagus untuk memulai hari Anda dengan biji-bijian.

5. Dark chocolate

Kabar baik untuk semua pencinta cokelat hitam murni, menurut studi Mei 2017 di Heart, cokelat hitam yang kaya flavonol telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular. Studi ini menemukan flavonol dalam cokelat hitam membantu meningkatkan fungsi pembuluh darah yang sehat.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
3 hari lalu

Dokter Bongkar Alasan Orang Indonesia Berobat Kanker di Singapura, Ternyata Karena Ini!

3 hari lalu

Diagnosis Kanker Sama, Kenapa Pengobatannya Bisa Berbeda? Ini Penjelasan Dokter

3 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

4 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Naik di Indonesia, Begini Cara Mencegahnya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal