Ibu Hamil Dilarang Makan Ikan Mentah, Ini Bahayanya Kata Dokter
"Jadi kita harus perlu tahu dulu makanan yang rendah merkuri itu apa aja, ikan-ikanan apa aja, ya. Misalnya ikan yang tergolong kecil biasanya ya, ikan sarden ini maksudnya sarden ya bukan sarden kalengan itu ya jadi ikan sarden, terus ikan teri, kemudian ikan kembung, udang, kepiting, cumi-cumi, itu semua aman. Dan ikan-ikan yang tergolong kecil bukan mata rantai di atas, ikan besar," ujar dr Fajar.
Hindari Ikan Tinggi Merkuri
Selain ikan mentah, ibu hamil juga perlu lebih selektif terhadap jenis ikan yang memiliki kadar merkuri tinggi. Ikan predator berukuran besar cenderung dapat mengakumulasi merkuri lebih banyak karena berada di bagian atas rantai makanan.
"Kita harus tahu yang perlu digarismerahi itu adalah ikan-ikan yang banyak mengandung merkuri tinggi. Biasanya ikan-ikan hiu, ikan tuna mata besar, kemudian ikan marlin. Nah, ini biasanya kadar merkurinya tinggi," ujarnya.
Dia menegaskan ikan berukuran kecil hingga sedang yang umum dikonsumsi masyarakat cenderung memiliki kadar merkuri lebih rendah. Meski begitu, cara pengolahan tetap harus diperhatikan agar seafood yang dikonsumsi ibu hamil matang sempurna.
"Jadi kalau ikan-ikan yang sedang, kecil, yang kita biasa makan, itu semua normal. Merkurinya enggak terlalu tinggi dan cenderung rendah, jadi aman, enggak apa-apa," ujar dr Fajar.
Dengan demikian, ibu hamil jangan makan ikan mentah dan sebaiknya memilih seafood yang dimasak hingga matang sempurna. Ikan dengan kadar merkuri rendah seperti sarden, teri, dan kembung dapat menjadi pilihan, sementara ikan predator berukuran besar seperti hiu, tuna mata besar, dan marlin perlu dihindari.
Editor: Dani M Dahwilani